Oleh: Indonesian Children | April 30, 2010

Bayi Prematur Bisa Mengenali Bentuk

Bayi Prematur Bisa Mengenali Bentuk

Bayi lahir prematur sering mengalami ketidakmatangan beberapa fungsi organ tubuhnya. Namun bayi yang lahir prematur di usia kandungan 33 minggu atau 2 bulan sebelum waktunya, dapat membedakan objek melalui tangannya.

Normalnya bayi lahir saat usia kandungan mencapai 40 minggu, tapi bayi yang lahir prematur saat usia 33 minggu memiliki kemampuan untuk mengenali dan membedakan dua objek berbeda bentuk (prisma dan silinder) dengan menggunakan tangan kanan dan kirinya.

Fenomena ini ditemukan oleh para peneliti di dua laboratorium yaitu Laboratoire de psychologie et neurocognition (CNRS/University of Grenoble 2/University of Chambery) dan Laboratoire de psychologie de la perception (CNRS/ University of Paris Descartes) yang bekerja sama dengan tim dari Departemen Neonatologi Grenoble University Hospitals.

Seperti dikutip dari ScienceDaily, Senin (1/3/2010) sejak menit pertama setelah kelahiran, bayi sudah menerima berbagai stimulasi yaitu ketika bayi mendapat rangsangan, diraba saat dibersihkan dan diletakkan di dada sang ibu. Saat itu tubuh bayi akan mengalami kontak langsung dengan kulit, seprai dan puting susu dengan tekstur dan bentuk yang berbeda.

Untuk mengetahuinya, para peneliti melakukan percobaan dengan 24 bayi prematur yang lahir di usia 33-34 minggu yang diamati kira-kira setelah 2 minggu kelahiran. Rata-rata bayi prematur ini lahir saat usia kehamilan 7 bulan dengan berat rata-rata sebesar 1.500 gram (1,5 kg). Tim peneliti menggunakan metode eksperimental yang didasarkan pada kebiasaan di tahap pertama dan reaksi terhadap hal baru di fase kedua.

Metode ini bergantung pada prinsip universal yang sederhana yaitu merangsang objek dan perhatiannya yang diperoleh dari benda asing. Pada tahap pertama, peneliti menempatkan benda kecil berbentuk setengah prisma dan setengah bentuk silinder dimasing-masing tangan.

Setelah bayi melepaskan objek tersebut, peneliti meletakkan kembali di tangan yang sama dan mengukur berapa lama bayi memegang benda tersebut. Peneliti mendapatkan bahwa waktu memegang benda semakin lama semakin menurun, hal ini menunjukkan bahwa bayi sudah mulai terbiasa dengan objek tersebut.

Setelah bayi terbiasa dengan objek pertama, tim memberikan benda yang berlawanan dengan tahap pertama tadi. Ternyata dibutuhkan waktu lebih lama bagi bayi untuk mengenali objek baru tersebut. Hasil ini menandakan penurunan waktu pada tahap pertama bukan disebabkan oleh bayi sudah lelah memegang, tapi karena bayi sudah terbiasa dan lebih tertarik dengan objek yang baru.

Percobaan ini menunjukkan bahwa bayi prematur mampu mengenali suatu objek melalui tangan untuk pertama kalinya serta cenderung lebih tertarik dengan objek baru. Hal ini berarti bayi prematur dapat membedakan dua objek berbeda berdasarkan bentuknya dengan cara menyimpan memori tersebut dan membandingkannya dnegan objek baru yang dirabanya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: