Oleh: Indonesian Children | April 12, 2010

Waspadai phenols, phthalates dan phytoestrogen Pada Kosmetik Berpengaruh Pada Perkembangan Remaja

Waspadai phenols, phthalates dan phytoestrogen Pada Kosmetik Berpengaruh Pada Perkembangan Remaja

Kosmetik adalah perangkat sehari-hari yang sudah mulai sulit dipisahkan oleh sebagian remaja di Indonesia. Segolongan remaja yang mementingkan penampilan diri pasti tidak terlepas dengan penggunaan kosmetika. Saat ini para remaja harus lebih waspada bahwa dalam penelitian telah menunjukkan bahaya yang harus di waspadai.

Ternyata paparan zat kimia yang banyak terdapat dalam produk sehari-hari, seperti kosmetik, diyakini bisa menyebabkan masa pubertas datang lebih dini atau terlambat dan berpotensi menganggu kesehatan jangka panjang. Peringatan tersebut disampaikan sejumlah peneliti yang melakukan penelitian dengan melibatkan 1151 remaja putri berusia 6-8 tahun di New York City, Cincinnati dan California utara. Dalam tes urin mereka ditemukan tiga jenis zat kimia yang sering terdapat dalam produk kosmetik, yakni phenols, phthalates dan phytoestrogen.

Para peneliti menemukan bahwa zat-zat kimia tersebut banyak ditemukan pada beragam produk kosmetik, seperti cat kuku, kosemtik, parfum, lotion dan sampo. Beberapa jenis produk plastik juga menggunakan zat kimia itu.Dalam kadar tinggi, phthalates dan phytoestrogen bisa menyebabkan payudara berkembang lebih dini. Phthalates yang terdapat dalam produk sampo dan lotion disebut-sebut menyebabkan rambut kemaluan lebih cepat tumbuh. Sementara itu zat kimia lain yang terdapat dalam produk plastik atau bahan bangunan diduga menyebabkan pubertas remaja terlambat.”Paparan bahan-bahan kimia tersebut memengaruhi perkembangan kelenjar susu pada remaja putri. Dalam jangka panjang, zat kimia ini mungkin memengaruhi terjadinya kanker payudara di usia dewasa,” kata Mary Wolff, profesor dari Mount Sinai School of Medicine.

Wolff menjelaskan, sebelumnya sebuah penelitian menyebutkan masa pubertas yang terlalu dini berpengaruh pada kehidupan sosial dan kesehatan anak. “Bisa menyebabkan diabetes atau kanker,” katanya. Kendati demikian, Wolff menjelaskan masih dibutuhkan penelitian lebih dalam mengenai tiga jenis bahan kimia ini

sumber : newsinferno.com

 

Sandiaz Yudhasmara

KORAN INDONESIA SEHAT, Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta PusatPhone : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com

http://korananakindonesia.wordpress.com/

 

 

 

 

Copyright © 2010, Koran Indonesia Sehat  Network  Information Education Network. All rights reserved


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: