Oleh: Indonesian Children | Desember 16, 2009

Pentingnya Vaksinasi Flu bagi Wanita Hamil

Vaksinasi Flu Menjadi Prioritas bagi Wanita Hamil

Kita semua tahu bahwa flu babi telah merebak dengan hebat di USA dan wanita hamil mendapat dampak yang lebih berat. Inilah mengapa mereka menjadi yang paling mungkin berada di antara kelompok yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi flu musim gugur ini. Wanita hamil yang meninggal akibat flu babi di USA berjumlah sekitar 6% kematian akibat flu babi sejak pandemi yang dimulai bulan April ini, meskipun demikian mereka hanya berjumlah 1% dari seluruh populasi di USA.

Pada hari Rabu, the federal vaccine advisory panel mengadakan pertemuan untuk mengetahui jawaban atas pertanyaan siapakah yang seharusnya menjadi grup pertama yang mendapatkan vaksinasi flu babi jika tidak ada cukup vaksin untuk semua orang. Pada puncak daftar adalah para petugas kesehatan, yang akan sangat penting bagi masyarakat selama pandemi yang buruk. Namun, wanita hamil mungkin akan berada di bagian atas daftar karena menderita dan meninggal karena flu babi tahun ini dalam angka yang cukup tinggi.

Dr. Denise Jamieson, yang seorang ahli epidemiologi dengan U.S. Centers for Disease Control and Prevention mengatakan,”apakah mereka lebih beresiko menderita penyakit ini?” resiko wanita hamil terhadap flu babi telah menjadi topik panas di Eropa, karena perdebatan bulan ini oleh Swiss and British health officials bahwa wanita sebaiknya mempertimbangkan untuk menghindari hamil jika mungkin.

Kebanyakan departemen kesehatan mengatakan bahwa anjuran itu tidak ada jaminan kebenarannya, tetapi mereka telah sepakat bahwa resiko kesehatan bagi wanita hamil sangat signifikan. Pada laporan terbaru, ahli dari WHO menemukan bahwa wanita hamil tampaknya beresiko tinggi menderita penyakit ini, dan berpotensi menyebabkan keguguran spontan dan/atau kematian, terutama selama trimester kedua dan ketiga kehamilan. “namun, WHO masih belum merekomendasikan bahwa wanita hamil seharusnya mendapatkan prioritas vaksinasi.

Mulai sekarang, para dokter sedang menunggu untuk mengetahui apa yang akan diputuskan oleh Advisory Committee on Immunization Practices yang mempunyai pedoman yang biasanya diterima oleh CDC dan juga mempengaruhi para dokter. Selama lebih dari 10 tahun, komite ini telah merekomendasikan bahwa wanita hamil mendapatkan vaksinasi untuk flu musiman, yang dipertimbangkan kemungkinan menjadi ancaman serius bagi wanita hamil yang sehat dan muda. Dr. Kevin Ault, seorang ahli kandungan Emory University mengatakan bahwa wanita hamil mengalami kerentanan yang tidak biasa, terutama selama trimester ketiga, dikarenakan oleh perubahan sistem imun dan paru-paru mereka yang  membuat mereka lebih berat  dalam mengatasi infeksi pernafasan.

Data dari CDC menunjukkan bahwa flu babi sedemikian bahayanya. Dari 302 kematian akibat flu babi di USA, CDC mempunyai informasi detail pada 266 kasus kematian. Mereka menemukan bahwa 15 dari 266 kasus adalah wanita hamil, atau mendekati 6 persen.

Orang pertama yang terkena flu babi dan akhirnya meninggal adalah seorang wanita hamil dari Texas yang bernama Judy Trunnell. Dia berumur 33 tahun ketika meninggal pada 5 Mei setelah mengalami koma dan melahirkan bayi perempuan sehat yang lahir melalui operasi Caesar.

Beberapa wanita hamil yang terinfeksi juga mengalami masalh kesehatan lain. Trunnell, misalnya, juga menderita asma dan masalah kulit yang dikenal dengan psoriasis. Namun, banyak wanita hamil yang meninggal relatif sehat, yang mengindikasikan bahwa kehamilannya sendiri yang menyebabkan beresiko secara signifikan, kata Jamieson. “saya rasa keseluruhan konsep yang mengatakan bahwa flu ini hanya berdampak pada wanita hamil dengan masalah kesehatan lainnya adalah salah.”

Para ahli percaya bahwa suatu vaksin yang efektif tidak hanya akan bermanfaat bagi wanita hamil tetapi juga bayinya yang belum lahir. Bayi, yang mempunyai sistem imun yang lemah setelah lahir, sebaiknya tidak diberi vaksinasi sampai mereka berumur sekurangnya 6 bulan. Jadi, dokter mengatakan bahwaimunitas apapun yang dimiliki bayi mereka dapatkan dari ibunya.

Keyakinan bahwa perlindungan dari vaksinasi ibu akan bermanfaat bagi bayinya yang belum lahir telah ditunjukkan dalam penelitian pada wanita di Bangladesh yang dipublikasikan tahun lalu di New England Journal of Medicine. Penelitian tersebut menemukan bahwa vaksinasi flu yang diberikan kepada wanita hamil mengurangi kajadian flu pada bayi baru lahir 63%. Namun, hanya sekitar 15% wanita hamil yang benar-benar mendapatkan vaksinasi flu musiman, para ahli mencatat, jadi ini tidak  jelas berapa banyak sebenarnya yang akan mendapatkan vaksinasi baru.

Beberapa wanita menghindari mendapatkan vaksinasi flu biasa karena mereka khawatir dengan kemungkinan resiko pada anak dalam kandungannya, tetapi penelitian-penelitian tidak menunjukkan adanya peningkatan bahaya vaksinasi. Dr. William Schaffener, yang adalah ahli flu dari  Vanderbilt University, mengatakan bahwa sampai saat ini, banyak ahli kandungan tidak menawarkan vaksinasi karena mereka memilih menghindari mahalnya membeli vaksin, menyimpannya dan percekcokan saat berusaha meyakinkan pasien yang enggan divaksinasi. “ahli kandungan hanya sekarang mengikuti program dan menjadi nyaman dengan memberikan vaksin flu,”

Masih belum jelas bahwa tuntutan terhadap vaksin flu babi akan jauh lebih besar dibandingkan vaksin flu musiman. Pasien yang hamil belum menyatakan perhatian besarnya terhadap pandemi flu babi, kata Jamieson dari CDC, yang juga seorang ahli kandungan.

Jamieson menyatakan bahwa flu babi belum menjadi perhatian utama karena terlihat sebagai penyakit yang relatif ringan. Orang lebih mengkhawatirkan masalah ekonomi, “bagaimana merwat bayi, bagaimana mendapatkan makanan untuk dimakan dan bagaimana mendapatkan rumah yang aman,” kata Jamison.

Sejauh ini, CDC percaya bahwa flu babi kemungkinan menginfeksi lebih dari 1 juta orang Amerika dengan setidaknya 300 korban. USA mengharapkan untuk mulai menguji vaksin flu babi pada beberapa sukarelawan pada Agustus ini, dan diprediksi sekitar 160 juta dosis kemungkinan siap untuk digunakan pada bulan Oktober.

Sumber : http://www.healthnews.com/

 

Audi Yudhasmara

 

KORAN INDONESIA SEHAT

Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat

Phone : (021) 70081995 – 5703646

https://koranindonesiasehat.wordpress.com/

 

 

 

 

 

Copyright © 2009, Koran Indonesia  Sehat  Network  Information Education Network. All rights reserved.


Responses

  1. Terimakasih informasinya
    SUKSES terus yah buat Blognya

    Silakan mampir ke Blog kami
    http://sehatalaherbal.wordpress.com

    KAMI MENYEDIAKAN:
    1. BLACK JADE, GIOK hitam penguat, pembesar organ vital, meningkatkan kualitas mani dan kepuasan, badanpun sehat bugar
    2. PROPOLIS PLATINUM, (Anti Bakteri, Anti Virus, Anti Jamur, Antioksidan, Anti Radang, mengandung Flavonoid)
    Konsumsi cukup di tetes saja
    3. Kaos Kaki ANTI BAKTERI
    4. PAKAIAN PELANGSING yang membakar lemak lebih cepat.
    5. Produk PENGHEMAT BBM hingga 30% (120.000/packs)
    6. KLOROFIL

    Terimakasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: