Oleh: Indonesian Children | Desember 16, 2009

Jerawat Menurun dari Orang Tua

Kondisi kulit yang parah mungkin bersifat diturunkan, terutama dari sisi ibu

Keabnormalan pada remaja untuk menderita jerawat dari yang sedang sampai parah dapat sangat tergantung pada apakah orang tua mereka mempunyai masalah yang sama atau tidak, sebuah penelitian mengatakan.

Kebanyakan remaja mengalami munculnya jerawat pada umumnya, dengan adanya perubahan hormonal ke masa dewasa, terutama peningkatan testosteron, sebagai tertuduh utama. Tetapi, beberapa remaja, dan orang dewasa, menderita jerawat yang lebih parah yang mungkin memerlukan terapi dengan obat-obat oles kulit atau pengobatan oral seperti antibiotik atau isotretinoin, suatu bentuk vitamin A buatan (sintetis)

Tidak jelas mengapa beberapa remaja cenderung mengalami jerawat yang lebih berat dibandingkan yang lainnya

Penemuan baru, dari penelitian terhadap 1.000 remaja Iran (murid SMA), mendapatkan bahwa riwayat keluarga mungkin adalah kuncinya.

Para peneliti menemukan bahwa 14% murid mempunyai jerawat sedang sampai berat, dengan angka kejadian bervariasi secara signifikan didasarkan pada riwayat keluarga. Dari remaja yang mempunyai orang tua atau saudara kandung pernah mempunyai jerawat sedang sampai berat, 20% mempunyai masalah yang sama.

Sementara, angkanya hanya 10% pada remaja yang tidak mempunyai riwayat keluarga, para peneliti melaporkan dalam Journal of Investigative Dermatology.

Penemuan ini menunjukkan pentingnya faktor genetis dalam hal apakah seorang remaja akan mempunyai jerawat yang lebih berat, menurut peneliti senior, Dr. Christos C. Zouboulis, dari  Dessau Medical Center di Jerman.

“Oleh karena itu, anak-anak dengan orang tua yang mengalami jerawat berat harus di follow up secara teratur dan diterapi lebih dini ketika jerawat muncul,” katanya kepada Reuters Health dalam sebuah email.

Dan riwayat ibu mungkin yang utama, Zouboulis dan kolega menemukan.

Jerawat ibu menigakalilipatkan resiko pada remaja

Remaja yang mempunyai ibu yang pernah mengalami jerawat sedang atau berat akan tiga kali lebih mungkin mengalami masalah pada saat sebaya. Jika ayah yang mempunyai masalah kulit tersebut, anak-anaknya resikonya meningkat dua kali lipat.

Ini, menurut para peneliti, meningkatkan kemungkinan bahwa suatu gen khas yang berhubungan dengan kromosom X yang berperan. (setiap orang mewarisi suatu kromosom X dari ibunya, sementara ayah memberikan suatu kromosom X pada anak perempuannya saja).

Selain riwayat keluarga, terdapat penyebab lain jerawat pada murid SMA, Zouboulis dan kolega menemukan.

Remaja dengan kulit berminyak, misalnya, lebih rentan dibandingkan teman sebayanya dengan kulit ‘normal’ untuk mengalami jerawat sedang sampai berat. Dan untuk remaja perempuan, masalah jerawat lebih cenderung meningkat beberapa saat sebelum masa menstruasi.

Sumber : http://www.msnbc.msn.com

Sandiaz Yudhasmara

KORAN INDONESIA SEHAT

Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat

Phone : (021) 70081995 – 5703646

https://koranindonesiasehat.wordpress.com/

 

 

 

 

Copyright © 2009, Koran Indonesia  Sehat  Network  Information Education Network. All rights reserved.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: