Oleh: Indonesian Children | Desember 10, 2009

Acne vulgaris atau acne (jerawat) : permasalahan, penanganan dan kontroversinya

Acne vulgaris atau acne (jerawat) : permasalahan, penanganan dan kontroversinya

Acne vulgaris, atau acne (jerawat), merupakan masalah kulit yang dimulai ketika minyak dan sel kulit mati menyumbat pori-pori kamu. Bila Anda hanya memiliki sedikit bintik-bintik merah, atau pimples, Anda memiliki bentuk mild jerawat. Jerawat yang parah (Severe Acne) dapat berarti ratusan pimples yang dapat menutupi wajah, leher, dada, dan punggung. Atau, ini dapat lebih besar, solid, merah yang painful lumps (cysts).

Kebanyakan kaum muda mendapatkan setidaknya jerawat ringan (mild acne). Biasanya akan lebih baik setelah 10 tahun. Tetapi banyak perempuan dewasa memiliki jerawat di hari-hari sebelum mereka menstruasi.

Jerawat muncul karena terjadi penyumbatan atau penghalangan di dalam folikel rambut atau pori pori. Tetapi penyebab utama jerawat selain secara fisikal tersebut bisa juga dikarenakan oleh kondisi kondisi tertentu seperti yang akan saya berikan dibawah ini:
 

  • Faktor Genetik atau Faktor Keturunan. Jika keluarga anda entah itu bapak ibu atau nenek atau kakek anda merupakan penderita jerawat pada waktu masih muda (karena kemungkinan kalau udah usia lanjut mereka sudah tidak berjerawat lagi), maka sangat dimungkinkan jerawat yang anda peroleh sekarang ini merupakan hasil dari keturunan genetika bapak atau ibu anda. Ya, secara genetik jerawat itu bisa diturunkan. Sejarah jerawat keluarga anda bisa menyumbang pada keberadaan jerawat anda.Faktor keturunan ini biasanya sering dialami oleh penderita alergi. Alergi berkaitan dengan jerawat bila penderita mengalami gangguan saluran cerna seperti gejala maag, sering kembung, mual, muntah, sulit BAB dan sering buang angin. Juga disertai asma dan hidung sensitif.
  • Aktivitas Hormonal. Aktivitas hormonal disini dimaksudkan pada proses perubahan atau siklus hormonal yang terjadi pada seseorang. Semisal ketika menginjak pubertas atau kedewasaan, seseorang akan memproduksi hormon sex (lelaki) yang disebut androgens yang lumayan banyak sehingga menyebabkan glands (kelenjar minyak) menjadi tambah banyak dan sebum (kelenjar minyak) pun tambah banyak pula (salah satu penyebab munculnya jerawat secara tekhnikal). Pada masa siklus menstrasi perempuan bisanya juga akan terjadi perubahan hormonal yang bisa mengakibatkan timbulnya jerawat.
  • Kelenjar Minyak yang Terlalu Aktif (Hyperactive sebaceous glands). Kelenjar minyak yang terlalu berlebihan ini bisa saja dimungkinkan karena salah makan atau memang sudah menjadi genetik seorang penderita jerawat. Dengan banyaknya kelenjar minya makan munculnya kelenjar minyak akan lebih banyak sehingga kemungkinan tersumbatnya folikel dan pori pori kulit pun akan banyak. Jerawat yang muncul pun akan banyak.
  • Menumpuknya Sel Kulit Mati (Accumulation of dead skin cells) . Kulit mati yang menumpuk atau terakumulasi akan menyebabkan tersumbatnya tersumbatnya folikel dan pori pori. Seperti yang telah saya jelaskan diatas hal tersebut bisa menyebabkan jerawat karena tidak ada jalan keluar bagi kelenjar minyak dan akan menyebabkan terbentuknya komedo. Kalau parah bisa menjadi jerawat yang teinfeksi bakteri jerawat.
  • Bakteri di Pori pori kulit . Bakteri yang berada di dalam pori pori kulit bisa menyebabkan munculnya jerawat. Propionibacterium acnes (P. acnes) merupakan bakteri yang menyebabkan jerawat. P. acnes merupakan bakteri unaerob yang menyebabkan jerawat.
  • Iritasi Kulit atau Garukan yang menyebabkan Peradangan
  • Anabolic Steroid (lum dapat penjelasannya yang lengkap)
  • Pil Pengontrol Kelahiran atau Pil KB
  • Lingkungan yang mengandung kadar klorin (chlorine) yang tinggi terutama chlorinated dioxins, sedang yang bisa menyebabkan jerawat yang parah disebut Chloracne.Beberapa jenis hormon juga sering dikaitkan sebagai penyebab terjadinya Jerawat. Semisal androgens testosterone, dihydrotestosterone (DHT), insulit-like growth factor (IGF-I), dan juga dehydroepiandrosterone sulfate (DHEAS).Orang yang sudah menopause juga biasanya tidak lagi berjerawat karena dia memproduksi hormon anti jerawat secara alamiah. Namun hormon ini akan menyebabkan kulit berkerut dan tipis, vagina jadi kering, osteoporosi, rambut jadi sedikit dan tipisdan sebaganinya.
  • Jerawat tidak ditimbulkan oleh adanya debu atau kotoran dari luar. Ini merupakan sebuah kesalahpahaman dari banyak orang yang mengatakan bahwa kotoran “menyebabkan” orang berjerawat. Kemungkinan Kesalahpahaman ini lahir dikarenakan blackheads (komedo hitam terbuka) nampak seperti kotoran tersangkut dalam pori pori kulit yang terbuka. Warna hitam itu sesungguhnay bukanlah kotoran melainkan oxidised keratin (keratin yang teroksidasi sehingga menghitam). Faktanya adalah keratin yang menyebakan jerawat muncul itu ada jauh didalam folikel atau saluran rambut, yang mustahil untuk dibersihkan. Penyumbatan oleh keratin ini sesugguhnya terjadi karena kesalahan atau kegagalan gerakan aliran sel untuk berpisah dan muncul kepermukan kulit dari minyak kulit yang diproduksi oleh tubuh

 

Diet atau Pola MakaHygiene (Kesehatan).

Pola makan seseorang dapat juga berpengaruh terhadap munculnya jerawat di bagian tubuh seseorang. Berikut ini beberapa bahan makanan yang ikut berperan dalam kemunculan jerawat.

  • Susu.Berdasarkan penelitian terakhir, diketemukan suatu korelasi atau hubungan yang positif antara perilaku makan atau Pola makan seseorang dengan munculnya atau tumbuhnya jerawat. Beberapa makanan yang berkorelasi positif dengan kemunculan jerawat adalah susu saring (skimmed milk), keju batangan, cream keju, dan makanan dingin pencuci mulut (sherbet). Hubungan antara Jenis susu dengan munculnya jerawat, dimungkinkan (masih dalam taraf hipotesa) dikarenakan oleh terjadinya peningkatan hormon di tubuh semisal hormon sex atau bovine IGF-I yang ada pada susu sapi. Walaupun demikian pada dasarnya pengaruh atau hubungan secara kausisatif (hubungan sebab-akibat) antara susu dengan jerawat belum begitu jelas.
  • Makanan Laut atau Sea Food.Makanan Laut atau sering disebut dengan SeeFood merupakan makanan yang banyak mengandung kandungan Yodium (Iodine). Yodium dikenal juga sebagai selah satu dapat mengakibatkan makin parahnya jerawat yang sudah ada, walaupun yodium mungkin tidak cukup dijadikan penyebab munculnya jerawat. Walaupun demikian banyak orang yang cenderung mudah terkena jerawat akan menghindari makanan dengan kandungan yodium yang tinggi.
  • Kekurangan Vitamin A dan E. Penelitian menunjukkan bahwa pasien yang berjerawat cenderung memiliki kadar vitamin A dalam aliran darah mereka lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki jerawat. Bebeberapa orang yang berjerawat juga cenderung memiliki kadar Vitamin E dalam darah yang rendah.

Pengbatan tradisional Jerawat

  • Menghilangkan jerawat dengan putih telur dan mentimun, kali ini tips menghilangkan komedo juga masih menggunakan putih telur sebagai media alami untuk memusnahkan secara ampuh komedo di wajah atau dimanapun juga: di pantat, punggung, dada, perut, atau dimanapun juga.Langkah yang perlu dilakukan untuk menghilangkan komedo dengan putih telur adalah sebagai berikut:Sediakan telur ayam atau telur puyuh dan pisahkan kuning dan putih telurnya. Ambil putih telur dan kocok hingga berbusa. Setelah itu ambil selembar kapas pembersih wajah dan oleskan putih telur itu semerata mungkin sampai membasahi kapas tersebut.
    Tempelkan hasil kapas dan putih telur tersebut pada hidung yang berkomedo atau daerah yang berkomedo atau terdapat komedo. Lalu pastikan daerah komedo itu tertempel kapas yang terbasahi putih telur sampai tidak lepas. Tunggulah sampai mengerin dan kemudian bisa anda lepaskan. Jika tidak ada gangguan berarti anda akan melihat komedo nakal anda terlah terangkat dari hidung anda.Jangan dilakukan untuk kulit yang berjerawat atau pas ada jerawatnya atau kulit kering dan sensitif karena ini akan mengakibatkan kulit bertambah kering atau bahkan iritasi karena tarikan kapas dan putih telur.
  • Jagung Muda : Ambil satu buah jagung muda, cuci bersih, parut, usapkan merata ke wajah, diamkan sekitar 2 jam, dan basuh dengan air bersih.Lakukan sehari sekali sampai bekas luka hilang. Gunakan juga krim pemutih yg aman utk kulit, krn disamping bisa memutihkan wajah jg membantu memulihkan bekas jerawat/flek hitam.

TIPS UMUM :

  • Untuk mengatasi jerawat, jaga kulit Anda tetap bersih. Menghindari produk-produk kulit yang dapat menyumbat pori-pori. Mencari produk yang mengatakan “noncomedogenic (tidak menyebabkan komedo)” pada label. Cucilah kulit sekali atau dua kali sehari dengan sabun lembut atau sabun jerawat. Coba untuk menggosok (scrub) atau mencungkil pimples. Hal ini dapat membuat mereka lebih buruk dan dapat menyebabkan parut.
  • Jika Anda hanya memiliki sedikit bintil, untuk merawat, Anda bisa menggunakan krim (cream) jerawat tanpa resep. Cari yang mengandung benzoyl peroxide atau salicylic acid. Gunakan sesuai petunjuk.Itu dapat manghabiskan waktu untuk mengontrol jerawat. Tetap menggunakan perawatan yang sama untuk 6 sampai 8 minggu. Jika kulit Anda tidak lebih baik setelah 8 bulan, coba produk lain.
  • Jika pimples Anda benar-benar mengganggu Anda atau meninggalkan bekas di kulit, konsultasilah ke dokter. Krim untuk kulit Anda mungkin semua yang anda butuhkan. Dokter Anda juga dapat memesan pil antibiotik. Campuran perawatan mungkin dapat bekerja paling baik. Jika Anda perempuan, mengambil pil kontrol kelahiran (KB) tertentu dapat membantu.
  • Jika Anda memiliki luka jerawat, bicaralah dengan dokter Anda tentang obat yang lebih kuat. Isotretinoin (seperti Accutane) bekerja sangat baik, tetapi dapat menyebabkan kecacatan lahir. Dan menggunakan Accutane bisa ada hubungannya dengan depresi. Biarkan dokter Anda tahu jika Anda telah depresi sebelum mengambil obat ini. Dan jika Anda perempuan, Anda harus mencegah kehamilan dengan menggunakan dua bentuk kontrol kelahiran. Bahkan salah satu dosis obat ini dapat menyebabkan kecacatan lahir jika wanita mengambil saat dia hamil. Anda tidak boleh mengambil isotretinoin jika kamu menyusui.
  • Terdapat  perawatan kulit yang dapat membantu bekas jerawat kelihatan lebih baik dan halus, mengenai lebih detail harus dionsultasi ke dokter Anda tentang itu.
  • Perawatan yang terbaik untuk Anda tergantung pada seberapa parah bekas jerawatnya. Jaringan parut Anda dapat dihilangkan atau memiliki tampak dari kolagen. Kolagen lembut yang berbintik-bintik scar dengan menampakkan kulit di bawahnya. Anda dapat memperoleh hasil terbaik dengan kombinasi perawatan.
  • Untuk wanita sebaiknya hindari kosmetik yg berlabel non-komedogenik dan hindari alas bedak yg tebal, sebaiknya anda memilih menggunakan bedak tabur daripada yg berbentuk krim, karena bedak tabur tidak menyebabkan iritasi dan non-komedogenik. Rajin mencuci wajah setiap pagi dan malam dng sabun muka dng ph balance 4,5 atau 5,5 yg mengandung benzoyl peroxide atau sulfur. Atau bisa juga bersihkan wajah setiap pagi dan sore dng air hangat dan sabun lunak spt sabun bayi. Tiap malam gosok wajah dengan menggunakan tomat matang atau timun yang dibelah. Agar hasilnya lebih baik, gunakan pula krim jerawat yg berfungsi menghilangkan jerawat dan membuat kulit bersih. Hindari makanan tertentu spt fastfood, lebih bnyk mengkonsumsi buah2an dan sayuran.
  • Tips untuk wanita yg menginjak umur 30 th sebaiknya lebih intensif menggunakan krim malam, sebab pada usia tersebut elastisitas kulit sudah mulai menurun,dan juga bisa menghilangkan noda cokelat yg timbul seiring bertambahnya usia

KONTROVERSI YANG MULAI TERJAWAB

Makanan Penyebab Utama Munculnya Jerawat ?

  • Penelitian Ilmiah sebelumnya telah gagal membuktikan adanya hubungan kausal (sebab akibat) antara makanan dan jerawat. Artinya adalah apa yang kita makan sesungguhnya bukanlah penyebab utama dari jerawat (bukan penyebab langsung,
  • Tetapi penelitian baru-baru ini menunjukkan hal yang berbeda, menurut mereka beberapa produk makanan dapat menjadi pemicu timbulnya acne. Suatu penelitian besar dilakukan dan dipublikasikan dalam Journal of the American Academy of Dermatology yang dilakukan oleh tim Harvard. Selama ini para dermatologist mengatakan bahwa jerawat (acne) yang terjadi pada seseorang dipengaruhi oleh faktor genetik dan ketidak seimbangan hormon, dan biasanya terjadi pada mereka diusia pubertas, kehamilan dan menopause.
  • Para ahli dari Harvard tersebut menganalisa kebiasaan makan yang dilakukan sejumlah 50.000 orang, khususnya dipelajari kebiasaan makan para remaja usia sekolah.
  • Mereka yang minum tiga gelas susu atau lebih dalam seharinya, ternyata mengalami 22% lebih sering mengalami acne dibandingkan dengan mereka yang hanya minum satu gelas susu atau tidak sama sekali, para ahli menjelaskan. Susu skim adalah menyebab acne terbesar. Krim keju dan keju lembut juga adalah penyebab terbesar, sedangkan coklat dan makanan berminyak ternyata tidak berpengaruh banyak terhadap terjadinya acne. Dr. Diane S. Berson, seorang asisten profesor dermatology di Weill Medical College, Cornell University, mengatakan bahwa makanan yang mengandung yodium seperti ikan dan kerang serta kedele juga merupakan penyebab terjadinya acne. Yodium diketahui berperan penting dalam proses inflamasi.
  • Baca selengkapnya di http://childrenallergyclinic.wordpress.com/2009/08/24/makanan-sebagai-penyebab-jerawat/

 

Audi Yudhasmara

KORAN INDONESIA SEHAT

Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat

Phone : (021) 70081995 – 5703646

https://koranindonesiasehat.wordpress.com/

 

 

 

 

Copyright © 2009, Koran Indonesia  Sehat  Network  Information Education Network. All rights reserved.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: