Oleh: Indonesian Children | Maret 11, 2010

Kentang, Makanan Pokok Eropa dan Terapi Gangguan Saluran Cerna

Kentang,  Makanan Pokok Eropa dan Terapi Gangguan Saluran Cerna

Kentang dikenal sebagai bahan makanan pokok masyarakat Eropa. Dibalik ketenaran kentang ternyata dapat digunakan sebagai terapi gangguan saluran cerna yang sering diderita banyak manusia di dunia. Beberapa penelitian pendahuluan telah menunjukkan hal tersebut.

Sistem pengobatan naturopati memperkenalkan jus kentang sebagai terapi untuk mengatasi gangguan pencernaan, termasuk asam lambung. Kentang mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Studi yang dilakukan terhadap 10 orang penderita gangguaan pencernaan kronis membuktikan hal itu. Delapan orang menyatakan kondisinya membaik setelah mengonsumsi segelas jus kentang sehari selama satu pekan.

Penelitian serupa dilakukan empat universitas di Jerman dan Australia. Mayoritas penderita gangguan pencernaan sembuh setelah melakukan terapi jus kentang selama 12 pekan. Mereka mengonsumsi 100 mililiter jus kentang setengah jam menjelang sarapan dan sebelum tidur malam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sayur dengan nama latin potato solanum tuberosum itu mengandung zat alkaloid yang berfungsi sebagai penetral asam. Dalam penelitian lanjutan, kentang juga bermanfaat untuk mencegah penyakit ginjal, jantung dan penyebaran sel kanker.

Konsumsilah jus kentang dalam takaran yang wajar agar memperoleh manfaatnya. Hindari mengolah daging kentang yang masih muda atau berwarna kehijauan, karena mengandung racun solanin yang dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare. Hindari juga memasukkan tunas-tunas kentang yang menempel ke dalam olahan jus.

Kentang

Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan dan disebut “kentang” pula. Umbi kentang sekarang telah menjadi salah satu makanan pokok penting di Eropa walaupun pada awalnya didatangkan dari Amerika Selatan. Penjelajah Spanyol dan Portugis pertama kali membawa ke Eropa dan mengembangbiakkan tanaman ini pada abad XVI. Dengan cepat menu baru ini tersebar di seluruh bagian Eropa. Dalam sejarah migrasi orang Eropa ke Amerika, tanaman ini pernah menjadi pemicu utama perpindahan bangsa Irlandia ke Amerika pada abad ke-19, di kala terjadi wabah penyakit umbi di daratan Irlandia yang diakibatkan oleh jenis jamur yang disebut ergot.

Bunga kentang.

Tanaman kentang asalnya dari Amerika Selatan dan telah dibudidayakan oleh penduduk di sana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini merupakan herba (tanaman pendek tidak berkayu) semusim dan menyukai iklim yang sejuk. Di daerah tropis cocok ditanam di dataran tinggi. Bunga sempurna dan tersusun majemuk. Ukuran cukup besar, dengan diameter sekitar 3cm. Warnanya berkisar dari ungu hingga putih.

berbagai jenis Kentang

 
Bermacam-macam umbi kentang di pasar.

Di pasaran, kentang dipisah-pisahkan menurut ukurannya dan dinamakan kualitas A, B, C, dan D. Kualitas A adalah yang terbaik. Penyebutan ‘kentang kualitas AB’ berarti campuran dari kualitas A dan B.

Kentang
Kentang veg.jpg
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Upakelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae
Genus: Solanum
Spesies: S. tuberosum

 

Nama binomial
Solanum tuberosum
L.

 

Keripik kentang

Keripik kentang adalah potongan tipis kentang yang digoreng deep fried atau dipanggang sampai garing. Keripik kentang umumnya disajikan sebagai pembangkit selera (appetizer) atau makanan ringan (snack). Jenis komersial biasanya dikemas dalam kantong untuk dijual. Penyiapan keripik yang paling sederhana adalah dengan digoreng dan digarami, tapi para produsen dapat menambahkan berbagai jenis penyedap (umumnya menggunakan terna atau rempah, aditif buatan atau MSG). Keripik kentang adalah bagian penting dari pasar makanan ringan di negara-negara berbahasa Inggris dan banyak negara “barat” lainnya.

Asal Usul

 
Keripik Saratoga

Banyak orang mengatakan George Crum adalah penemu keripik kentang pertama, George Crum adalah seorang koki keturunan Afrika Amerika, yang bekerja di restoran Moon’s Lake House di dekat Saratoga Springs, New York, Moon’s Lake House sangat terkenal dengan kentang gorengnya. Pada 24 Agustus, 1853. Seorang pelanggan mengeluhkan kentang gorengnya yang terlalu tebal, Crum akhirnya membuat kentang goreng yang lebih tipis, namun sang pelanggan tetap merasa tidak puas, sehingga Crum akhirnya membuat kentang goreng setipis mungkin sehingga tidak bisa ditusuk dengan garpu. Beruntung sang pelanggan sangat puas dengan “kentang goreng” tipis ini dan akhirnya menjadi terkenal dan merupakan salah satu makanan dalam menu, dengan nama “Keripik Saratoga”. Makanan ini menjadi terkenal di New York dan New England.

Resep Masakan Kentang Panggang

Sebagai camilan atau pelengkap beefsteak, kentang panggang ini sangat oke. Taburan keju Parmesan membuat kentang panggang makin gurih dan enak. Apalagi disantap selagi hangat!

Bahan:
1 kg kentang ukuran sedang

Taburan, aduk rata:

75 g keju Parmesan parut/bubuk
2 sdm keju Cheddar parut
1 sdt peterseli cincang

Cara membuat:

  • Cuci kentang, sikat kulitnya hingga bersih. Belah masing-masing menjadi 4 bagian.
  • Rebus kentang dalam air secukupnya yang dibubuhi sedikit garam hingga kentang setengah matang. Angkat dan tiriskan.
  • Taburi masing-masing dengan bahan Taburan.
  • Taruh di loyang datar. Panggang dalam oven panas 180 C selama 30 menit.
  • Angkat, sajikan hangat.

 

Sandiaz Yudhasmara

KORAN ANAK INDONESIA, Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta PusatPhone : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com

http://korananakindonesia.wordpress.com/

 

 

 

 

Copyright © 2010, Koran Anak Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 49 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: