Oleh: Indonesian Children | Desember 14, 2009

Telur mentah Aman, bisa berbakteri tetapi sangat jarang

KONTROVERSI TELUR MENTAH : Telur mentah Aman, bisa berbakteri tetapi sangat jarang

Apakah telur mentah aman atau dapat mengganggu kesehatan. Sebagian besar kontroversi mengenai konsumsi telur mentah masih terjadi. Ada beberapa ahli yang mengatakan risiko seseorang terkena penyakit jika mengonsumsi telur mentah sangatlah kecil. Tapi ada juga yang menganggap sebaliknya karena di dalam telur mentah terdapat bakteri yang dikenal sebagai Salmonella enteritidis. Bakteri ini bisa menyebabkan keracunan pada makanan.

Data statistik secara global menunjukkan hanya ada sekitar 1 dari 30.000 ribu telur yang mengandung bakteri ini. Tapi tidak ada yang tahu telur mana yang terbebas dari bakteri berbahaya ini. Maka untuk menghindarinya lebih baik hanya mengonsumsi telur yan matang saja. Bakteri Salmonella enteritidis biasanya ditemukan dalam kuning telur, tapi sebagian besar putih telur tidak kebal terhadap bakteri ini.

Salmonella adalah jenis bakteri yang ada didalam sistem pencernaan binatang, unggas, reptil, serangga dan manusia. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini adalah tipus. Bakteri salmonella biasa berpindah dengan cara cross contamination. Maksudnya, apabila masakan atau alat yang mengandung bakteri salmonella bersentuhan dengan masakan atau alat lain, maka masakan atau alat tersebut akan mengandung bakteri salmonella.

Sebenarnya, bakteri ini tidak biasa masuk ke dalam telur. Bakteri ini biasa mengkontaminasi telur apabila cangkang dan membran telur, yang melindungi kuning telur satu – satunya tempat pada telur yang di mana bakteri ini bias hidup rusak atau pecah. Salmonella enteriditis salah satu spesies dari salmonella biasa hidup dalam sel telur ayam betina. Bakteri ini biasa mengkontaminasi telur jauh sebelum cangkang terbentuk.

Namun berdasarkan penelitian dari American Egg Board dan Centre for Disaese Control, dari 10.000 ayam betina yang terinfeksi, hanya satu telur yang mengandung bakteri salmonella. Praktisnya, meski 1 diantara 20.000 telah terinfeksi, kemungkinan rata – rata manusia memakan.

Selain bakteri Salmonella tersebut, dalam telur mentah juga terdapat zat avidin. Zat ini mampu mengikat biotin sehingga makanan tidak dapat dicerna, akibatnya membuat kadar biotin dan hemoglobin dalam urin menurun. Biotin adalah koenzim yang ikut berperan dalam metabolisme lemak dan karbohidrat, selain itu zat ini juga larut dalam air. Jadi ingat, memakan telur mentah ada bahaya keracunan akibat baketri dan zat avidin di dalam telur mentah bisa mengikat biotin dengan gejala mengantuk, penurunan berat badan, insomnia, gangguan pada kulit serta nyeri pada ototnya.

Meskipun jarang dan rtelatif aman tapi bagi penderita dengan daya tahan tubuh berkurang atau sering sakit dan saluran cerna yang sangat sensitif tidak ada salahnya  untuk menghindari masuknya bakteri salmonella. Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah sangat berisiko tinggi terkena kontaminasi seperti pada anak-anak, orangtua, ibu hamil, orang yang sakit serta orang yang kondisi tubuhnya sedang capek atau lelah.  Untuk menghindari bakteri pada telur  adalah dengan cara :

  • Selalu digunakan alat – alat yang bersih (steril).
  • Cuci alat sebelum dan sesudah digunakan.
  • Suhu tempat penyimpanan dan pemasakan juga berpengaruh pada pertumbuhan bakteri.
  • Jika memasak telur di pastikan suhunya mencapai 160 derajat F. Satu-satunya cara untuk menghindarinya adalah dengan memasaknya hingga matang. Akibatnya bakteri penyebab penyakit pada makanan akan mati, tapi tidak merusak protein yang terkandung dalam telur.

dr Widodo Judarwanto SpA, Children Allergy clinic dan Picky Eaters Clinic Jakarta. Phone 5703646   0817171764 – 70081995.

email : judarwanto@gmail.com,

KORAN INDONESIA SEHAT

Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat

Phone : (021) 70081995 – 5703646

http://koranindonesiasehat.wordpress.com/

 

 

 

 

Copyright © 2009, Koran Indonesia  Sehat  Network  Information Education Network. All rights reserved.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 48 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: