Oleh: Indonesian Children | Desember 3, 2009

Pemeriksaan Atau tes kehamilan

Pemilihan pemeriksaan kehamilan sering menjadi masalah bila seorang wanita sudah mengalami keterlamtan dalam menstruasinya. Beberapa kelompok wanita tidak mengalami tanda dan gejala kehamilan yang khas dan jelas, sehingga pmeriksaan adalah upaya terakhir untuk memastikannya secara swadaya tanpa bantuan tenaga medis atau dokter.

berbagai pemeriksaan tes kehamilan

  1. Terdapat reaksi silang antara LH dengan β-subunit hCG pada tes kehamilan.
  2. hCG dihasilkan oleh sinstiotrofoblas sejak hari ke 8 pasca fertilisasi dan terdeteksi pada hari ke 9.
  3. Puncak kadar hCG urine adalah pada sekitar hari ke 90
  4. Waktu paruh hCG 1.5 hari.
  5. Kadar hCG serum dan urine pada situasi normal kembali ke nilai sebelum kehamilan (<>

 

clip_image002

Penurunan kadar hCG setelah persalinan atas dasar waktu-paruh 1.5 jam

 

 

Tes Imunologi

  • Tes imunologi dilakukan atas dasar sifat antigen dari polipeptida protein hCG.
  • “Testing time” 2 menit sampai dengan 2 jam dan sensitivitas bervariasi antara 250 – 3500 mIU/ml tergantung pada pabrik pembuatan.
  • Sebagian besar tes, menunjukkan hasil positif 4 – 7 hari pasca amenorea.

Ketepatan berubah oleh karena :

  • Proteinuria yang menyebabkan inaktivasi agglutinasi anti-hCG.
  • Penyakit imunologi yang menyebabkan reaksi positif palsu akibat adanya interaksi antara IgM dengan reagen.
  • Kadar LH tinggi ( rangsangan pada hipofise anterior atau penggunaan obat penenang) menyebabkan reaksi positif palsu.
  • Pasca ooforectomi, menopause, hipotiroidisme atau gagal ginjal dapat menunjukkan hasil positif palsu. 

 

Tabel Pemeriksaan kehamilan secara imunologis

Metode

Bahan

Hasil Pemeriksaan

Koagulasi langsung

Partikel latex yang dilapisi oleh anti hCG + serum atau urine

Koagulasi bila terdapat hCG (kehamilan +)

Inhibisi koagulasi

Anti hCG + serum atau urine

ditambah

Eritrosit yang sudah di sensitisasi atau

Partikel latex yang dilapisi hCG

Koagulasi bila tidak terdapat hCG ( kehamilan – ) ; inhibisi terjadi bila terdapat hCG ( kehamilan + )

 

 

Pemeriksaan radioimmunoassay hCG

  • Radio-immunoassay untuk hCG merupakan tes spesifik dan sensitif.
  • Tidak terdapat reaksi silang dengan LH. Secara laboratoris, tes ini dapat mendeteksi kadar serum antara 2 – 4 mIU/ml

 

“Home pregnancy test”

image

  • Merupakan tes imunologi sehingga juga memiliki masalah dalam interpretasi.
  • hCG di deteksi melalui urine pertama pada pagi hari. Tes positif ditunjukkan melalui adanya perubahan warna. Bila tes menunjukkan hasil negatif, diulang 2 minggu kemudian atau dilakukan pemeriksaan radioimmunoassay.

 

dr Widodo Judarwanto SpA, Children Allergy clinic dan Picky Eaters Clinic Jakarta. Phone 5703646   0817171764 – 70081995.

email : judarwanto@gmail.com,

 

KORAN INDONESIA SEHAT

Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat

Phone : (021) 70081995 – 5703646

http://koranindonesiasehat.wordpress.com/

 

 

 

 

 

Copyright © 2009, Koran Indonesia  Sehat  Network  Information Education Network. All rights reserved.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 46 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: